Rabu, 22 Mei 2013 | Redaksi | Iklan | Hubungi Kami    
banner
banner
News Ticker: Suara Pembaca klik disini!

Sore Ini Warga Muslim Riau Melakukan Ritual Mandi Balimau
10 Aug 2010 09:31 wib
ad

PEKANBARU (RiauInfo) - Selasa (10/8) sore ini masyarakat Muslim di Riau akan melakukan kegiatan ritual Mandi Balimau yang merupakan tradisi tahunan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Acara ritual ini akan dilakukan di tempat-tempat berbeda dan bahkan melibatkan pejabat dan tokoh masyarakat.

Seperti di Pekanbaru, mandi balimau yang dikemas dalam acara yang bernama petang megang ini akan dihadiri Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah. Sedangkan acaranya dilakukan di pinggiran sungai Siak, tepatnya di bawah Jembatan Siak I Pekanbaru.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru Destrayani Bibra mengatakan prosesi ritual petang megang kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana ritual turun temurun tersebut diawali dengan ziarah ke makan pendiri kota Pekanbaru, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.

Usai ziarah masyarakat bersama-sama menuju tepiah sungai Siak dengan berjalan kaki sekitar 1,6 kilometer menuju Sungai Siak tempat propesi petang megang dilaksanakan. Biasanya diantara arak-arakan akan dimeriahkan dengan iringan musik kompang dan aneka makanan khas.

Di kabupaten Kuantan Sengigi tradisi Mandi Balimaunya dilakukan di tepian pantai Muara Lembu, Kecamatan Sengingi. Menurut Camat Sengingi, Hendra AP pelaksanaan ritual ini akan dilaksanakan kemah kemping bersama Bupati Kuansing dan pembukaan kejuaraan motor cros Sukarmis Cup.

Masyarakat Kampar juga melaksanakan Mandi Balimau yang dpusatkan di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar. Acara ini dimulai dengan arak-rakan bersama para kaum wanita yang membawa makanan untuk disantap bersama. Acara ini diringi hiburan oghoung calempong.

Lain lagi di Kabupaten Indragiri Hulu, menyambut bulan ramadhan masyarakatnyamelakukan kenduri dan ziara kubur. Hampir setiap rumah, beberapa hari jelang Ramadhan melakukan kenduri, terutama keluarga yang mampu. Setelah itu mereka melakukan ziara kubur.(ad)



Dibaca: 561 kali | Cetak Berita ini | Baca/Tulis Komentar (1)


Baca juga: